Setelah sekian lama penantian yang lumayan melelahkan, akhirnya kutemukan juga seseorang yang dapat melengkapi setengah dari agamaku, Hari ini saya akan melakukan Ijab dan Qobul untuk pernikahan.
Saya berusaha untuk memberanikan diri, kalau bukan sekarang kapan lagi? toh kalau ditunda-tunda malah kurang baik, masalah siap atau ga siap itu tergantung bagaimmana menyikapinya, apa jaminannya bahwa 2 atau 3 tahun lagi saya menjadi lebih siap? Hanya Alloh SWT yang tahu.
Semua saya pasrahkan ke Alloh SWT yang Maha adil, yang tidak akan men-dzolimi Hamba-Nya sendiri, Saya selalu teringat nasihat dari orang tua tentang rejeki setelah menikah, sebelunya saya berfikir kalo setelah enikah maka rejeki 1 orang akan dibagi 2, dengan kata lain rejeki akan berkurang. Tapi Kalau dilihat dari kacamata agama yang selalu di nasehatkan oleh orang tua saya bahwa Alloh SWT telah berjanji Kalau orang yang mmenikah untuk tujuan ibadah maka Alloh SWT akan mmencukupkan dengan karunia-Nya. Alloh SWT juga telah berfirman bahwa Alloh tidak menciptakan binatang melatapun kecuali lengkap dengan rejekinya, dengan kata lain setelah menikah maka rejeki akan bertambah karena bagaimanapun rejeki untuk istri juga sudah disiapkan, jadi bukannya 1 rejeki dibagi 2 melainkan 2 rejeki dikpumpulin menjadi 1.
Saya selalu berdoa semoga pernikahan ini akan selalu mmenjadi ladang ibadah buat saya dan istri, semoga menjadi keluarga yang selalu didambakan oleh orang-orang yang soleh yaitu keluarga SAMARA ( Saiknah Mawaddah wa Rahmah)
Friday, December 19, 2008
Tuesday, November 11, 2008
Banyak Pikiran
Udah hampir sbulan ini saya banyak pikiran, pikiran bercabang-cabang sampe pusing, yang satu elum kelar udah datang yang lain, yang lain baru mau datang udah ada lagi yang ngantri mau masuk, fiuhhh..... ada apa gerangan? hari-hari terasa cepat, waktu berputar tanpa menyisakan suat kesempatan untuk berpikir dan memikirkan masadepan diri sendiri, sampe-sampe lupa ga nulis blog hehehe...
Yang pasti semua ada hikmahnya, di saat-saat seperti ini saya bisa belajar banyak untuk melangkah dan menjalani masa yang akan datang jika Alloh masih memberi umur yang panjang. Saya tahu, mungkin nanti akan datang lebih banyak pikiran lagi dan bisa jadi melebihi yang sekarang, saya hanya takut dengan keadaan seperti ini menjadikan saya sebagai hamba yang kurang bersyukur kepada Rabb-nya.
Dan gejala-gejalanya sudah mulai kelihatan, saya sudah jarang sholat di masjid dan waktu sholat juga dipepetin di akhir waktu, udah jaang sholat sunnat dll. Ya Alloh Ya Robbi... hamba mohon ampunan-Mu, jadikanlah saya sebagai hamba-Mu yang selau bersyukur dan selalu mengingat-Mu.
Yang pasti semua ada hikmahnya, di saat-saat seperti ini saya bisa belajar banyak untuk melangkah dan menjalani masa yang akan datang jika Alloh masih memberi umur yang panjang. Saya tahu, mungkin nanti akan datang lebih banyak pikiran lagi dan bisa jadi melebihi yang sekarang, saya hanya takut dengan keadaan seperti ini menjadikan saya sebagai hamba yang kurang bersyukur kepada Rabb-nya.
Dan gejala-gejalanya sudah mulai kelihatan, saya sudah jarang sholat di masjid dan waktu sholat juga dipepetin di akhir waktu, udah jaang sholat sunnat dll. Ya Alloh Ya Robbi... hamba mohon ampunan-Mu, jadikanlah saya sebagai hamba-Mu yang selau bersyukur dan selalu mengingat-Mu.
Monday, October 06, 2008
Idul Fitri 1429 H
Bulan Ramadhan 1429 H telah pergi meninggalkan kita, dan bulan Syawal 1429 H menjelang sebagai bulan kemenangan. Saat bulan Syawal menjelang, gema takbir mengagungkan asma Alloh berkumandang membelah malam. Tahun ini say amasih beruntung bisa menikmati suasana lebaran bersama keluarga di kampung halaman, Bapak, Ibu dan adik-adik berkumpul, semuanya sungkem kepada orang tua memohon maaf atas segala salah dan khilaf yang telah diperbuat selama ini.
Alhamdulillah, Syukur kepada Alloh SWT atas segala rahmat dan kasih sayang yang telah Dia berikan kepada makhluknya, khususnya keada saya yang dhoif ini, Hanya karena Cinta-Mu saya bisa mmenikmati hidup seperti sekarang ini, mudah-mudahan saya yang lemah dan penuh dosa ini masih bisa enjadi bagian dari kekasih-Mu, yang setiap saat selalu bermandikan cahaya-Mu, dan menjadi jiwa-jiwa yang rela/ridho atas segala keputusanmu hngga pantas menerima ucapa cinta dari-Mu.
Dan hari ini saya sudah kembali ke rutintas kerja, kembali ke kantor. Minal A'izin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir & Batin, Selamat Hari Raya Idulu Fitri 1 Syawal 1429 H.
Alhamdulillah, Syukur kepada Alloh SWT atas segala rahmat dan kasih sayang yang telah Dia berikan kepada makhluknya, khususnya keada saya yang dhoif ini, Hanya karena Cinta-Mu saya bisa mmenikmati hidup seperti sekarang ini, mudah-mudahan saya yang lemah dan penuh dosa ini masih bisa enjadi bagian dari kekasih-Mu, yang setiap saat selalu bermandikan cahaya-Mu, dan menjadi jiwa-jiwa yang rela/ridho atas segala keputusanmu hngga pantas menerima ucapa cinta dari-Mu.
Dan hari ini saya sudah kembali ke rutintas kerja, kembali ke kantor. Minal A'izin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir & Batin, Selamat Hari Raya Idulu Fitri 1 Syawal 1429 H.
Subscribe to:
Posts (Atom)